Cara paling baik mendidik anak adalah dengan keteladanan. Aku sangat sangat setuju sekali akan hal itu. Selain sudah ada contoh real dari Rasulullah SAW ketika mendidik, ternyata aku juga telah membuktikan cara seperti itu dalam mendidik Faqih. Sering aku lihat hal2 yang tidak pernah ‘kuajari’ dengan kata2, dengan sendirinya dia bisa melakukannya hanya dengan melihat kami melakukannya. Kadang aku jadi takut, takut melakukan atau bicara sesuatu yg salah di depannya kemudian ditiru.
Mungkin ini salah satu lagi kelebihan homeschooling. Orangtua dituntut selalu berusaha jadi orang yang lebih baik karena harus sadar bahwa ada yang memperhatikan dan siap meniru segala hal yang dilakukannya selama 24 jam. Tidak ada jeda ‘anak sedang pergi sekolah’ lalu kita merasa ‘bebas’. Tapi jika karena tidak ada ‘jeda’ tersebut membuat kita jadi lebih baik, why not? makanya aku sering prihatin melihat anak2 yang sekolah, dari rumah dia dibebani tugas supaya ‘jadi orang yang lebih baik’ ternyata orangtuanya sendiripun malas ‘jadi lebih baik’ Mungkin ini salah satu sebab aku ingin ber-homeschooling.. biar kami sekeluaga semuanya sama - sama dituntut untuk belajar.
Udah gitu apakah benar setelah dewasa menjadi lebih baik? Pernah beberapa waktu lalu di televisi ada satu kuis namanya ‘are u smarter than a 5th grader?’ itu menurutku hanya semakin memberikan fakta bahwa ternyata setelah dewasa kita banyak lupa pelajaran di sekolah yang dulu mati matian dihafal buat ujian. kenapa itu bisa terjadi, ya karena setelah dewasa kita tau mana yang penting diingat dan mana yang ‘kurang penting’ atau bahkan ‘tidak penting’ untuk diingat sama sekali dalam menjalani kehidupan nyata. Dan parahnya lagi sebagian besar pelajaran di sekolah memang terkesan ‘tidak penting’ untuk diingat setelah kita dewasa. Jadilah kita orang dewasa yang terlihat ‘lebih bodoh’ dari anak kelas lima.
Untuk itu aku ingin menerapkan homeschooling yang bisa bebas memilih mau belajar apa, belajar sama siapa, dan belajar dimana saja, sehingga semua pelajaran menjadi ‘penting’ karena ada minat di dalamnya dan tentu saja tidak segera dilupakan begitu saja setelah ujian. Mudah2an Allah swt memudahkan, aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar